Pohon Cengkeh Berbuah Lebat

Pohon Cengkeh Berbuah Lebat

Pohon Cengkeh Berbuah Lebat

Ingin mencoba budidaya cengkeh, tetapi bingung bagaimana cara membuat pohon cengkeh berbuah lebat? Yuk, simak beberapa tipsnya berikut ini!

Pohon Cengkeh Berbuah Lebat

Salah satu budidaya yang menjanjikan keuntungan menggiurkan di Indonesia adalah budidaya tanaman cengkeh. Tanaman yang berasal dari kepulauan Maluku ini mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan, juga sering digunakan untuk kebutuhan memasak pada beberapa budaya.

Kandungan fosfor, zat besi, magnesium, kalium, kalsium, seng dan vitamin dipercaya memberikan manfaat bagi kesehatan dan ketahanan tubuh, salah satunya sebagai antioksidan dan bermanfaat bagi sistem imun tubuh. Tingginya fungsi dan khasiat cengkeh membuat harga tanaman ini bernilai tinggi, sehingga banyak orang yang memiliki hobi budidaya tanaman melirik jenis peluang budidaya ini.

Meskipun disebut sebagai jenis budidaya yang berpotensi mendatangkan manfaat-manfaat baik secara ekonomi maupun untuk konsumsi pribadi, tidak banyak orang yang benar-benar berani untuk terjun ke dunia budidaya cengkeh.

Pasalnya, cengkeh sebenarnya adalah salah satu jenis tanaman yang membutuhkan waktu lama untuk berbuah. Sebenarnya, dari segi perawatan, merawat tanaman cengkeh bukan merupakan hal yang sulit. Memerhatikan penyiraman dan pemupukan adalah dua kunci supaya pohon cengkeh berbuah lebat dan mendatangkan panen yang menguntungkan.

Yang menjadi pertanyaan banyak orang kemudian adalah bagaimana cara membuat pohon cengkeh berbuah lebat? Adakah cara khusus yang dapat mempercepat cengkeh agar berbuah banyak dan lebat?

Untuk menjawab rasa penasaran kamu, berikut ini adalah 7 rahasia budidaya cengkeh agar pohon cengkeh berbuah lebat.

Budidaya Pohon Cengkeh 

1. Persiapan Bibit Cengkeh

Menentukan bibit cengkeh yang unggul adalah langkah pertama dalam tips budidaya cengkeh agar cepat berbuah lebat. Untuk mendapatkan bibit cengkeh yang unggul, kamu dapat secara langsung membelinya atau mendapatkannya dari biji buah cengkeh.

Bibit Cengkeh

Jika kamu ingin mencoba mendapatkan bibit cengkeh yang unggul dari buah cengkeh yang kamu miliki, rahasianya adalah dengan memilih buah cengkeh yang sudah tua, dengan warna ungu kehitaman.

Kelebihan dari mendapatkan bibit cengkeh unggul langsung dari buahnya adalah kamu akan benar-benar mengetahui bahwa buah cengkeh yang dipilih untuk diambil bijinya memang telah benar-benar matang dari pohonnya.

Setelah mendapatkan dan memastikan bahwa biji cengkeh berasal dari buah yang unggul dan berkualitas, maka tahap berikutnya adalah memanfaatkan biji yang terkandung di dalamnya menjadi benih.

Caranya adalah dengan mengupas buah secara hati-hati dan juga memastikan biji yang keluar tidak lecet. Berikutnya, lakukan pencucian dan perendaman pada biji cengkeh pilihan tersebut. Tips memilih biji cengkeh yang baik adalah biji cengkeh yang tidak terlalu kecil dan tidak memiliki bercak hitam.

2. Penyiapan Media Tanam

Tahap berikutnya dalam budidaya tanaman cengkeh, yaitu penyiapan media tanam. Dalam tahap ini, pemilihan media tanam adalah hal yang harus benar-benar diperhatikan demi mendapatkan cengkeh dengan kualitas panen yang terbaik.

Hal-hal yang harus disiapkan dalam tahap penyiapan media tanam ini adalah tanah gembur, pupuk kandang, pot  atau polybag, cetok dan air secukupnya.

3. Pembibitan

Dalam tahapan ini, proses penyemaian akan lebih baik apabila dilakukan terlebih dahulu dengan media tanam yang lebih kecil demi menstimulasi pertumbuhan akar. Dengan melakukan cara ini, diharapkan pembibitan dapat lebih terkontrol sehingga proses menuju pertumbuhan tunas bisa berlangsung dengan baik.

Beberapa langkah yang harus dilakukan dalam tahap pembibitan ini, antara lain:

  • Mencampurkan tanah bersama pupuk kandang dengan perbandingan 2:1.
  • Memasukkan campuran tanah ke dalam pot atau polybag dan membuat lubang di tengahnya, kemudian meletakkan bibit di dalam lubang.
  • Setelah biji diletakkan di dalam lubang, tutup menggunakan tanah dan padatkan secara perlahan, kemudian siram dengan air secukupnya.
  • Calon bibit harus diletakkan di tempat yang aman dari angin kencang dan strategis, serta mendapatkan sinar matahari yang cukup sebanyak 25%
  • Memantau pertumbuhan bibit cengkeh secara rutin dan teliti untuk mencegah timbulnya penyakit yang menghampiri dan mengganggu proses pembibitan.

4. Penyiapan Lahan

Keberhasilan penanaman pohon cengkeh juga sangat ditentukan oleh proses penyiapan lahan yang baik. Sebelum proses pemindahan bibit, penyiapan lahan sudah harus mulai dilakukan dua bulan sebelumnya.

Metode penyiapan lahan yang baik untuk penanaman cengkeh memiliki beberapa prinsip dasar, antara lain:

  • Lahan berada di area terbuka dan mendapatkan sinar matahari secara langsung.
  • Gulma, bebatuan dan tanaman pengganggu harus dibersihkan dari area lahan tanam supaya tidak mengganggu kesehatan tanah.
  • Melakukan penggemburan di area lahan tanam.
  • Mendiamkan tanah yang sudah digemburkan kurang lebih selama satu minggu untuk membantu proses sterilisasi tanah.
  • Mencangkul tanah dengan kedalaman 75cm dan lebar 50cm, disusul dengan memasukkan pupuk kandang ke dalam lubang tanam.
  • Lahan yang telah dicangkul dan diberi pupuk didiamkan selama satu bulan supaya pupuk meresap ke dalam tanah.

5. Pemindahan Bibit Cengkeh

Dalam budidaya cengkeh, bibit cengkeh yang dianggap telah siap untuk dipindahkan adalah bibit yang sudah berusia paling sedikit 2 tahun. Pemindahan bibit cengkeh harus memerhatikan beberapa poin utama, antara lain:

  • Memastikan bibit yang akan ditanam mempunyai batang yang lurus.
  • Mengambil bibit cengkeh dari dalam polybag sampai ke akarnya dan membersihkannya menggunakan semprotan air.
  • Memasukkan bibit cengkeh siap tanam ke dalam lubang yang sudah disiapkan dan menutupnya menggunakan tanah, lalu padatkan secara perlahan.
  • Bibit cengkeh yang sudah ditanam harus diikat dengan kayu untuk mempertahankan posisi yang tegak.
  • Menaburkan pupuk kandang di sekitar tanaman, lalu menutupnya kembali dengan tanah.

6. Perawatan Tanaman Cengkeh

Tahapan perawatan cengkeh dalam budidaya cengkeh banyak berpegang pada proses pemupukan secara berkala, yaitu selama 4 bulan sekali.

Penyemprotan insektisida juga dapat dilakukan apabila terjadi gangguan hama pada tanaman cengkeh yang sedang berada di dalam proses pertumbuhan. Selebihnya, tahap perawatan yang secara rutin harus dilakukan adalah pencabutan gulma dan penyiraman menggunakan air.

7. Proses Panen

Setelah melalui tahap-tahap yang panjang, proses panen pun akhirnya tiba. Dalam tahap ini kamu juga bisa menggunakan bantuan mesin cengkeh. Kamu dapat memulai proses ini dengan memetik bagian bunga cengkeh. Bunga cengkeh tidak boleh sampai mekar sebab yang digunakan untuk berbagai keperluan adalah bunga cengkeh yang masih kuncup. 

Itulah tadi beberapa tips budidaya cengkeh supaya pohon cengkeh berbuah lebat. Sebagai negara tropis, iklim Indonesia memang sangat cocok untuk digunakan budidaya tanaman cengkeh.

Dengan harganya yang cukup bagus di pasaran tentu akan sangat membantu perekonomian petani cengkeh. Semoga artikel ini menambah semangat dan keyakinan kamu dalam belajar menanam cengkeh dengan baik dan tepat demi mendapatkan hasil panen yang memuaskan. Cengkeh ini bisa langsung kamu gunakan dengan mencoba cara membuat gulai kambing yang enak dan sederhana. Selamat mencoba!

Peluang Usaha Galon Air Minum Isi Ulang dan Strateginya

Galon air minum isi ulang – Air telah menjadi kebutuhan utama manusia. Kami membayangkan kebutuhan air minum, kebutuhan toilet, dan kebutuhan industri. Namun, air...
Bara Bere
2 min read

Khasiat Minyak Cengkeh

Hidup di negara yang identik dengan segala macam rempah-rempah mulai dari daun salam, pala dan merica, adalah sebuah anugerah tersendiri. Kita harus mengenali dan...
Bara Bere
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *