Cara Mengupas Batok Kelapa Tua

Hai teman teman apa kabar kalian semua? Kali ini kita akan membahas tentang cara mengupas batok kelapa tua . Kita dapat memanfaatkan sabut kelapa menggunakan mesin pengurai sabut kelapa . Penasaran? simak sampai akhir ya..

Kelapa merupakan bahan makanan yang lezat dan serbaguna yang sangat cocok untuk disantap dalam keadaan segar. Mungkin Anda tidak suka membeli kelapa utuh karena menganggap bahwa Anda harus menyiapkan bor, gergaji.

dan peralatan lain untuk membukanya, Sebenarnya Anda dapat membuka kelapa dengan benda-benda yang mungkin sudah ada di rumah. Anda bisa memanaskan kelapa di dalam oven untuk melunakkannya.

Langkah-Langkah:

  1. Balut kelapa dengan handuk, lalu pegang dengan satu tangan. Setelah airnya dibuang, lilitkan serbet di salah satu sisi kelapa. Pegang sisi kelapa yang terbalut serbet dengan tangan yang tidak dominan sehingga bagian kelapa yang tidak tertutup serbet berada di depan Anda.
  2. Putar kelapa, lalu pukul dengan palu hingga pecah. Pegang kelapa yang dibalut serbet, lalu ketuk dengan kuat menggunakan palu. Putar kelapa sambil terus memukul sepanjang bagian tempurung hingga retak dan terbelah menjadi dua.
  3. Pisahkan tempurung kelapa dan letakkan di meja dapur dengan bagian yang terpotong berada di bawah. Jika tempurung kelapa telah direbut kembali, gunakan jari untuk salah satunya menjadi dua. Tempatkan kelapa di atas meja dapur dengan bagian yang terpotong berada di bawah.
  4. Pukul kelapa menggunakan palu untuk melonggarkan dagingnya. Dengan menghadapkan kelapa ke bawah, pukul setiap bagian kelapa menggunakan palu. Ini akan melonggarkan daging yang menempel di tempurung agar Anda bisa melepas dagingnya dengan mudah.
  5. Selipkan pisau di celah antara tempurung dan daging untuk melepas dagingnya. Setelah dagingnya dilonggarkan dengan memukulnya menggunakan palu, selipkan pisau mentega di celah antara tempurung dan daging kelapa. Gunakan pisau tersebut untuk melepas daging kelapa dari tempurung dengan hati-hati. Ulangi langkah ini pada semua potongan kelapa.

1.Buatlah lubang di bagian atas kelapa. Ada 3 “mata” atau lekukan di bagian atas kelapa, dan salah satunya paling lunak. Gunakan pisau tajam untuk menusuk setiap lekukan.

Jika Anda telah menemukan lekukan yang paling lunak, tusukkan ujung pisau ke dalamnya dan buatlah lubang yang berukuran sekitar 1,5 sentimeter.

2. Balkan kelapa di atas gelas. Anda membutuhkan gelas untuk meminta air kelapa. Letakkan kelapa secara terbalik di atas gelas sehingga lubang yang Anda buat berada di atas gelas.

3. Jangan biarkan air kelapa benar-benar habis.  Setelah ditempatkan di atas gelas terbalik, biarkan kelapa tetap di sana selama beberapa menit atau hingga semua air habis.

1. Warna kulit

Hal pertama yang selalu menjadi perhatian adalah warnanya. Hijau menandakan masih muda, semakin cokelat, tandanya kelapa mulai menua.

Namun, perlu diperhatikan, kalau ada perbedaan antara kelapa yang ditanam di area pegunungan dan pantai. Kelapa muda yang ditanam di area pantai biasanya lebih kekuningan. Meski begitu, kelapa di area pegunungan lebih sedap, karena mengandung banyak air dan dagingnya legit.

2. Batok kelapa

Perhatikan ujung batok kelapa, biasanya terdapat sebuah pola lingkaran. Kelapa muda punya diamater yang lebih kecil dibandingkan yang sudah tua. 

3. Kocok kelapa

Cara ini pasti sudah tak asing kamu lihat, kan? Saat mengocok atau mengguncangkan kelapa, kamu bisa tahu seberapa banyak isi air di dalamnya. Kelapa muda punya volume air yang lebih banyak.

Nah itu kurang lebih yang dapat saya jelaskan pada astikel kali ini semoga membantu dan sampai bertemu di artikel berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *